|
02 Maret 2010 Kelompok Marlina yang dari awal sangat ingin mengembangkan usaha pembuatan aksesoris menerima mesin jahit dan beberapa peralatan lainnya. Selain peralatan mereka juga menerima bahan-bahan yang bisa dijadikan aksesoris. Sementara itu Kelompok Mandiri menerima kompor untuk memasak dan peralatan lainnya untuk memulai usaha warung sotonya. Sama dengan Kelompok Marlina, Kelompok Mandiri juga menerima bahan-bahan mentah untuk dapat diolah menjadi soto dalam memulai usaha tersebut. Komunitas sangat senang ketika penyerahan barang-barang tersebut. Mereka mempunyai harapan besar dengan alat-alat yang diberikan oleh Kalyanamitra. Ibu Iin, salah satu dari anggota Kelompok Marlina berharap dengan diterimanya peralatan tersebut dapat lebih banyak lagi memproduksi aksesoris yang selama ini sudah dilakukannya. Hal senada juga diungkapkan oleh anggota Kelompok Mandiri. Walaupun tidak seperti Kelompok Marlina yang sebelumnya telah membuat aksesoris dengan peralatan yang seadanya, warung soto yang akan mereka buka merupakan sebuah usaha baru yang akan diritis oleh angota kelompok tersebut. Walaupun demikian, anggota kelompok sangat antusias untuk memulai kegiatan tersebut. Kelompok Marlina maupun Kelompok Mandiri berharap dengan adanya kegiatan yang akan mereka jalankan tersebut mereka dapat mempunyai penghasilan sendiri walaupun hanya dengan berkegiatan di rumah. Untuk menghindari adanya kepemilikan individu dari peralatan yang diberikan, Naning, pendamping komunitas dari Kayanamitra menekankan kepada anggota kelompok bahwa akan diadakan monitoring dan evaluasi. Selain itu dengan monev yang akan dilakukan setiap bulannya juga berharap dapat memantau perkembangan dari dua jenis usaha tersebut. Satu hal yang juga ditekankan oleh Naning maupun Yani, sebagai pendamping komunitas bahwa peralatan yang telah diterima oleh kelompok tersebut merupakan milik bersama penggunaannyapun harus secara bersama-sama, maka tidak diperkenankan adanya klaim kepemilikan pribadi.***(JK) |
|
