Polemik lagu “Lalaki Langit, Lalanang Bejat” ciptaan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, bukan sekadar masalah etika pejabat publik, melainkan manifestasi nyata dari bagaimana produk budaya digunakan untuk menyebarkan dan melanggengkan ideologi penguasa yang seksis dan misoginis. Bukan Sekedar Lelucon: Lagu sebagai Instrumen Hegemoni Patriarki Dalam perspektif Antonio Gramsci dan Louis Althusser, kelas penguasa mempertahankan dominasinya […]